Kebun Sawit Luas ±11.000 Ha Dijual di Gunung Mas, Kalimantan Tengah
Gunung Mas, Kalimantan Tengah KS-MEXJ7
- Luas
- ±11.000 ha
- Luas tertanam
- ±4.800 ha
- Luas HGU
- ±11.000 ha
- Luas plasma
- ±1.600 ha
- Tahun tanam
- 2013 sampai 2024
- Lokasi
- Gunung Mas, Kalimantan Tengah
- Legalitas
- Hak Guna Usaha (HGU)
- Pabrik Kelapa Sawit (PKS)
- 45 ton TBS per jam
- Jenis
- Kebun sawit
Tentang kebun ini
Kebun kelapa sawit beserta Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Areal Hak Guna Usaha (HGU) seluruhnya sekitar 11.000 hektare, terbagi dalam dua wilayah kebun.
Areal inti yang tertanam sekitar 4.800 hektare dengan tahun tanam 2013 sampai 2024, dan sekitar 4.600 hektare di antaranya sudah menghasilkan. Di samping itu terdapat kebun plasma sekitar 1.600 hektare dan kebun kemitraan sekitar 2.800 hektare yang sudah menghasilkan. Selain HGU, perusahaan juga memegang Hak Guna Bangunan (HGB) sekitar 29 hektare.
PKS berkapasitas 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam. Pada 2021 pabrik mengolah sekitar 150.000 ton TBS dan menghasilkan sekitar 34.000 ton minyak sawit mentah (CPO).
Penjualan dilakukan melalui pengambilalihan (take over) perusahaan. Data areal tanam berasal dari ringkasan perusahaan yang sudah memuat tanaman tahun 2024, sedangkan data pengolahan pabrik berasal dari tahun 2021. Rincian luas, status lahan dan dokumen legal tersedia untuk pembeli yang serius.
Keunggulan
- Sekitar 4.600 hektare sudah menghasilkan
- Kebun kemitraan sekitar 2.800 hektare
- Hak Guna Bangunan (HGB) sekitar 29 hektare
- Dijual melalui pengambilalihan perusahaan
Kebun lain di Kalimantan
Lihat semua di Kalimantan- Baru
Katingan, Kalimantan Tengah
Lahan Sawit Luas 7.900 Ha Dijual di Katingan, Kalimantan Tengah
Tanya harga
7.900 ha
- Baru
Seruyan, Kalimantan Tengah
Kebun Sawit Luas ±300 Ha Dijual di Seruyan, Kalimantan Tengah
Rp 48,1 miliar
±300 ha, ±Rp 160 juta/ha
-
Baru
Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Lahan Sawit Luas 12.500 Ha Dijual di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Rp 169 miliar
12.500 ha, Rp 13,5 juta/ha