Membeli kebun sawit di lahan gambut bisa masuk akal, tetapi risikonya lebih banyak daripada kebun di tanah mineral. Sebelum membayar, pastikan empat hal: kebun berada di gambut yang berfungsi budidaya dan di luar kawasan hutan, tata airnya berjalan sehingga muka air tidak turun terlalu dalam, tidak ada riwayat kebakaran atau sanksi, dan pokok tidak banyak yang miring karena penurunan muka tanah.

Gambut adalah tanah yang terbentuk dari sisa tumbuhan yang tertimbun dalam keadaan tergenang. Bila dikeringkan berlebihan, gambut menyusut, mudah terbakar, dan sulit dibasahi kembali. Karena itulah kebun di atasnya diatur lebih ketat dan dikelola dengan cara yang berbeda. Kebun gambut banyak ditemui di dataran rendah pesisir timur Sumatera, seperti di Riau, dan di sebagian besar dataran rendah Kalimantan, termasuk Kalimantan Tengah.

Mengenali kebun gambut

Penjual tidak selalu menyebut kebunnya berada di gambut. Beberapa tanda di lapangan:

  • Tanah berwarna cokelat tua sampai hitam, berserat, terasa empuk dan memantul saat diinjak.
  • Banyak parit atau kanal, sering dengan air berwarna seperti teh.
  • Pokok miring ke berbagai arah, atau pangkal batang dan akar terangkat di atas permukaan.
  • Sisa batang kayu terkubur yang muncul di tebing parit.

Minta penjual menunjukkan hasil pengeboran atau cek sendiri dengan bor gambut sederhana di beberapa titik. Ketebalan gambut menentukan banyak hal, dari fungsi kawasan sampai biaya pengelolaan.

Status hukum yang harus dipastikan

Fungsi lindung atau fungsi budidaya

Pemerintah membagi ekosistem gambut ke dalam Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG), dan di dalamnya ada wilayah berfungsi lindung dan berfungsi budidaya. Gambut yang tebal, umumnya 3 meter atau lebih, cenderung masuk fungsi lindung. Kebun di gambut berfungsi lindung membawa risiko yang tidak sebanding dengan harganya, karena kegiatan budidaya di sana dibatasi. Informasi peta fungsi ekosistem gambut bisa ditanyakan ke dinas lingkungan hidup provinsi atau instansi kehutanan setempat.

Kawasan hutan

Banyak kebun gambut berada di dekat atau di dalam kawasan hutan. Kebun di dalam kawasan hutan adalah risiko hukum serius, bahkan bila surat tanahnya sudah ada. Periksa ke Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), dinas kehutanan provinsi, dan kantor pertanahan. Caranya dijelaskan di cara mengecek kawasan hutan.

Aturan muka air dan pembukaan baru

Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2016, yang mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2014, menetapkan bahwa ekosistem gambut berfungsi budidaya dinyatakan rusak bila muka air tanahnya lebih dari 0,4 meter di bawah permukaan. Pembukaan lahan baru di gambut juga dibatasi. Bagi pembeli kebun yang sudah tertanam, artinya Anda mewarisi kewajiban menjaga muka air, bukan sekadar mengeringkan lahan agar sawit nyaman. Aturan bisa berubah, jadi pastikan ketentuan terbaru ke instansi terkait.

Risiko yang khas di kebun gambut

Kebakaran

Gambut kering terbakar dari bawah permukaan dan sulit dipadamkan. Membakar untuk membuka atau membersihkan lahan adalah tindak pidana, dan pemilik bisa dimintai tanggung jawab atas kebakaran di lahannya. Tanyakan ke desa dan tetangga apakah kebun pernah terbakar, dan cari bekas arang atau pokok yang mati serempak. Riwayat kebakaran bisa berarti riwayat pemeriksaan hukum juga. Persiapan menghadapi musim kemarau dibahas di melindungi kebun dari kebakaran.

Penurunan muka tanah

Setelah dikeringkan, gambut menyusut dan permukaannya turun dari tahun ke tahun. Akibatnya pokok condong atau tumbang, parit makin dangkal relatif terhadap permukaan, dan dalam jangka panjang sebagian lahan bisa menjadi sering tergenang. Hitung persentase pokok miring dan tumbang saat survei, karena itu langsung mengurangi produksi.

Kebutuhan hara yang berbeda

Gambut miskin unsur hara tertentu, terutama hara mikro seperti tembaga dan seng, dan reaksinya masam. Program pemupukan di gambut berbeda dari tanah mineral, dan kebun yang dipupuk seperti tanah mineral biasa sering menunjukkan gejala kekurangan hara.

Akses

Jalan di atas gambut mudah rusak dan amblas, terutama di musim hujan. Sebagian kebun mengangkut buah lewat kanal dengan perahu atau rakit. Hitung biaya angkut Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun ke titik timbang, karena biaya ini menggerus harga yang Anda terima.

Yang perlu dilihat saat survei

  1. Ketebalan gambut di beberapa titik, bukan satu.
  2. Kanal dan pintu air: apakah ada, berfungsi, dan dirawat. Kebun tanpa pintu air biasanya terlalu kering di kemarau dan tergenang di musim hujan.
  3. Muka air di parit pada saat kunjungan, dan bekas garis air di tebing parit.
  4. Persentase pokok miring, tumbang, dan mati.
  5. Bekas kebakaran.
  6. Jalan keluar buah dan kondisinya di musim hujan.
  7. Data produksi beberapa tahun, untuk melihat apakah produksi turun setelah kemarau panjang.

Cara kerja kanal dan pintu air dijelaskan lebih rinci di tata air kebun sawit di lahan gambut, dan perbandingan gambut dengan tanah lain ada di jenis tanah untuk kebun sawit.

Pertanyaan untuk penjual

  • Berapa ketebalan gambut di kebun ini, dan dari mana angka itu diketahui?
  • Apakah ada pintu air, siapa yang membangun, dan siapa yang mengatur buka tutupnya? Pada hamparan yang luas, pintu air sering dikelola bersama kelompok, sehingga Anda bergantung pada keputusan orang lain.
  • Pernahkah kebun atau lahan di sekitarnya terbakar, dan apakah pernah ada pemeriksaan dari aparat atau instansi lingkungan?
  • Berapa banyak pokok yang tumbang dalam beberapa tahun terakhir, dan apakah sudah disisip?
  • Bagaimana produksi pada tahun-tahun setelah kemarau panjang dibandingkan tahun normal?
  • Pupuk apa yang biasa dipakai, termasuk hara mikro?

Jawaban yang ragu-ragu bukan selalu tanda penjual menyembunyikan sesuatu. Banyak pemilik kebun gambut memang tidak mencatat hal-hal ini. Tetapi ketiadaan data berarti Anda perlu memeriksanya sendiri, dan biaya pemeriksaan itu sebaiknya dianggarkan sebelum menawar.

Menimbang harga

Kebun gambut sering ditawarkan lebih murah dari kebun tanah mineral dengan umur yang sama. Selisih itu wajar, tetapi pastikan cukup untuk menutup biaya tambahan: pembangunan atau perbaikan pintu air, penyisipan pokok tumbang, pupuk mikro, perawatan jalan, dan kesiapsiagaan kebakaran. Bila selisih harga tidak menutup biaya itu, kebun tanah mineral mungkin lebih baik.

Ringkasnya untuk pembeli

Kebun gambut layak dipertimbangkan bila statusnya jelas di gambut berfungsi budidaya dan di luar kawasan hutan, tata airnya berjalan, dan harganya mencerminkan biaya tambahan. Bila salah satu dari itu meragukan, lebih aman mundur. Urutan umum pembelian ada di cara membeli kebun sawit.