Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) adalah hama utama sawit muda, terutama di lahan replanting. Kumbang dewasa menggerek pucuk dan pangkal pelepah muda, sehingga daun yang membuka tampak terpotong berbentuk huruf V, dan pada serangan berat tanaman mati. Pengendaliannya bertumpu pada satu hal: memutus tempat berkembang biak larva di sisa batang sawit dan tumpukan bahan organik, lalu dilengkapi perangkap feromon, jamur Metarhizium, dan pemeriksaan pucuk secara rutin.
Ledakan kumbang tanduk hampir selalu bisa ditelusuri ke sumbernya, yaitu tumpukan batang tua yang membusuk perlahan di blok yang baru ditanam ulang.
Siklus hidup yang perlu dipahami
Kumbang betina bertelur di bahan organik yang sedang membusuk. Telur menetas menjadi larva berwarna putih berbentuk huruf C, yang hidup dan makan di dalam bahan busuk itu selama beberapa bulan. Larva lalu menjadi kepompong dan keluar sebagai kumbang dewasa. Kumbang dewasa terbang ke tanaman sawit untuk makan, lalu kembali ke bahan busuk untuk bertelur.
Artinya, larva tidak merusak sawit. Yang merusak adalah kumbang dewasa. Tetapi jumlah kumbang dewasa ditentukan oleh berapa banyak tempat berkembang biak yang tersedia. Satu batang sawit tua yang membusuk bisa menampung banyak larva.
Mengenali serangan
Pada tanaman
- Lubang gerekan di pangkal pelepah termuda, dekat pucuk, kadang dengan serat yang terdorong keluar.
- Daun yang membuka setelah digerek menunjukkan potongan berbentuk huruf V atau segitiga, seperti digunting.
- Pada tanaman sangat muda, pucuk bisa patah atau mati sehingga tanaman tidak tumbuh lagi.
- Lubang gerekan juga bisa menjadi jalan masuk penyakit busuk pucuk.
Pada lahan
- Larva putih berbentuk huruf C di dalam batang busuk atau tumpukan tandan kosong.
- Lubang keluar kumbang di permukaan rumpukan batang.
Pemeriksaan pucuk sebaiknya dilakukan rutin di blok tanaman muda. Hitung persentase tanaman dengan serangan baru per blok untuk melihat apakah populasi naik.
Sumber masalah: sisa batang dan tankos
Saat replanting, ribuan batang sawit tua ditumbangkan. Jika batang dibiarkan utuh atau ditumpuk tebal, batang itu membusuk perlahan selama berbulan-bulan sampai lebih dari setahun. Selama itu, batang menjadi tempat berkembang biak yang ideal. Kumbang yang keluar langsung menemukan sawit muda di sekitarnya.
Tandan kosong (tankos) yang ditumpuk tebal juga menjadi sumber, sehingga di blok tanaman muda tankos sebaiknya disebar satu lapis. Pembahasannya ada di tandan kosong dan pupuk organik untuk kebun sawit.
Pengendalian saat replanting
Mencacah batang
Cara yang paling banyak dipakai adalah mencacah batang tua menjadi potongan tipis dengan alat berat, lalu menyebarkannya di gawangan. Potongan tipis lebih cepat kering dan membusuk, sehingga masa tersedianya tempat berkembang biak menjadi lebih singkat. Tumpukan cacahan tidak boleh tebal.
Menutup dengan kacangan
Setelah cacahan disebar, tanam kacangan penutup tanah secepatnya. Penutup tanah yang rapat membuat kumbang lebih sulit menemukan tempat bertelur dan mempercepat pembusukan. Lihat tanaman kacangan penutup tanah.
Pilihan cara replanting
Ada beberapa cara replanting. Pada cara tebang total, semua pohon tua ditumbangkan sekaligus, sehingga volume batang sangat besar dalam satu waktu. Pada cara bertahap atau penanaman di bawah tegakan tua, pohon tua dimatikan bertahap. Setiap cara punya konsekuensi berbeda terhadap kumbang tanduk, dan penanganan batangnya harus disiapkan sejak awal. Pembahasan replanting secara utuh ada di peremajaan kebun sawit.
Membakar batang untuk mempercepat pembersihan bukan pilihan. Membakar lahan adalah pelanggaran hukum dan pemilik bisa dimintai tanggung jawab.
Pengendalian lain
Perangkap feromon
Feromon agregasi kumbang tanduk, etil 4-metiloktanoat, tersedia dalam kantong kecil yang digantung di perangkap, biasanya berupa ember atau pipa dengan corong. Kumbang dewasa tertarik dan terjebak. Perangkap dipasang di pinggir blok dan diperiksa berkala. Selain mengurangi populasi, jumlah tangkapan menjadi indikator kapan populasi naik.
Jamur Metarhizium anisopliae
Jamur ini menginfeksi larva di dalam bahan busuk. Spora disebarkan ke rumpukan batang, cacahan atau tankos, dan larva yang terinfeksi mati dengan tubuh tertutup jamur berwarna hijau. Cara ini cocok untuk tempat berkembang biak yang tidak bisa segera dihilangkan.
Mengait kumbang dari lubang
Di kebun kecil, kumbang di dalam lubang gerekan bisa dikeluarkan dengan kawat berkait. Cara ini membutuhkan tenaga tetapi efektif untuk tanaman yang baru ditanam.
Insektisida
Insektisida butiran atau semprotan bisa diberikan ke ketiak pelepah di sekitar pucuk tanaman muda saat serangan tinggi. Pakai produk terdaftar, ikuti label, dan anggap ini pelindung sementara. Tanpa menghilangkan sumber larva, serangan akan terus datang.
Contoh rencana untuk blok replanting
Ilustrasi dengan asumsi untuk satu blok replanting 10 hektare:
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| Saat tumbang | Cacah batang tipis, sebar merata di gawangan, jangan menumpuk |
| Segera setelahnya | Tanam kacangan penutup tanah, sebar Metarhizium di sisa batang |
| Saat tanam bibit | Pasang perangkap feromon di pinggir blok |
| Bulanan, tahun pertama sampai ketiga | Periksa pucuk, hitung persentase serangan baru, kait kumbang dari lubang |
| Bila serangan naik | Insektisida di pucuk tanaman muda pada blok terkait |
Urutan ini perlu disesuaikan dengan kondisi kebun dan anjuran petugas perlindungan tanaman setempat.
Kerugian yang sering tidak dihitung
Kerugian akibat kumbang tanduk tidak berhenti pada tanaman yang mati. Tanaman muda yang pucuknya berulang kali digerek tumbuh lebih lambat, sehingga panen pertamanya mundur dan produksi awalnya lebih rendah. Di satu blok, perbedaan ini membuat tanaman tidak seragam, yang menyulitkan pemupukan dan panen di tahun-tahun berikutnya.
Biaya penyisipan juga perlu dihitung. Bibit pengganti yang ditanam belakangan akan selalu tertinggal dari tanaman di sekitarnya, dan sebagian akan tertekan oleh naungan pohon tetangga. Jika serangan dibiarkan pada tahun pertama, blok replanting bisa kehilangan sebagian potensi produksinya untuk waktu yang lama.
Langkah berikutnya
Jika Anda sedang merencanakan replanting, masukkan penanganan batang tua ke dalam anggaran sejak awal, karena biaya mencacah jauh lebih murah daripada menyisip tanaman yang mati. Jika Anda membeli kebun yang baru diremajakan, periksa pucuk tanaman muda dan kondisi sisa batang saat survei. Hama lain yang perlu dipantau di tanaman muda adalah tikus, dibahas di mengendalikan tikus dengan burung hantu.