Kebun sawit yang lama terbengkalai biasanya bisa dipulihkan, asalkan pokoknya masih cukup muda dan sebagian besar masih sehat. Urutannya: nilai kondisi dan legalitas, buka akses dan bersihkan piringan, pangkas pelepah yang menumpuk, tangani hama dan penyakit yang parah, lalu kembalikan program pemupukan. Produksi biasanya membaik bertahap dalam satu sampai dua tahun, karena tandan yang dipanen hari ini sudah mulai terbentuk jauh sebelumnya.
Pemulihan tidak selalu pilihan terbaik. Kebun yang sudah tua, dengan pokok terlalu tinggi untuk dipanen atau banyak terserang Ganoderma, sering lebih masuk akal diremajakan.
Ciri kebun yang terbengkalai
- Gawangan tertutup semak, pakis dan anakan kayu, sehingga jalan pikul hilang.
- Piringan tidak terlihat dan brondolan tidak bisa dikutip.
- Pelepah kering menumpuk di batang, sering ditumbuhi pakis dan tumbuhan menempel.
- Tandan matang membusuk di pokok karena tidak dipanen.
- Parit tersumbat dan sebagian blok tergenang.
- Pokok mati atau tumbang tidak pernah diganti.
Tahap 1: menilai sebelum mengeluarkan uang
Sensus pokok
Hitung pokok per blok dan kelompokkan: sehat dan berbuah, hidup tetapi lemah, terserang penyakit, serta mati atau hilang. Sensus menjadi dasar semua keputusan berikutnya. Cara menghitungnya dijelaskan di menghitung jumlah pokok per hektar.
Umur dan tinggi pokok
Tanyakan tahun tanam. Kalau tidak ada catatan, taksir dari tinggi batang dan bekas pangkal pelepah. Panduannya ada di menilai umur tanaman sawit.
Legalitas dan batas
Sebelum mengeluarkan biaya pemulihan, pastikan surat tanah dan batas kebun jelas, dan kebun tidak berada di kawasan hutan. Kebun yang lama ditinggal sering sudah dimasuki pihak lain atau batasnya bergeser.
Kapan pemulihan layak
Sebagai patokan umum, pemulihan layak bila:
- Sebagian besar pokok masih hidup dan sehat.
- Umur tanaman masih jauh dari akhir umur ekonomis sekitar 25 tahun, sehingga tersisa cukup tahun produksi untuk menutup biaya.
- Bibitnya Tenera, bukan bibit asalan.
- Tinggi pokok masih bisa dipanen dengan egrek tanpa biaya yang berlebihan.
Bila banyak syarat itu tidak terpenuhi, bandingkan dengan biaya peremajaan. Panduannya ada di peremajaan replanting kebun sawit.
Tahap 2: membuka akses
Pekerjaan pertama di lapangan adalah membuka jalan kebun, jalan pikul dan piringan. Tanpa akses, panen, pemupukan dan pengendalian hama tidak bisa berjalan. Gulma berkayu ditebas, lalu bila perlu dikendalikan dengan herbisida yang sesuai. Piringan dibuka kembali ke ukuran normal supaya brondolan bisa dikutip dan pupuk bisa ditabur. Prinsipnya ada di piringan dan pasar pikul sawit.
Bersamaan dengan itu, bersihkan parit yang tersumbat. Blok yang tergenang tidak akan merespons pupuk.
Tahap 3: pemangkasan sanitasi dan panen ulang
Pelepah kering dan pelepah yang menumpuk di bawah tandan dipangkas. Pakis dan tumbuhan yang menempel di batang ikut dibersihkan karena menyulitkan panen dan menjadi tempat hama bersembunyi. Pemangkasan dilakukan secukupnya. Pelepah hijau yang masih menyangga tandan dipertahankan. Lihat pruning pelepah sawit.
Setelah itu panen bisa dimulai lagi dengan rotasi teratur. Tandan busuk yang tertinggal diturunkan dan dibuang dari pokok.
Tahap 4: hama dan penyakit
Kebun yang lama ditinggal sering punya populasi tikus tinggi, dan kadang serangan ulat daun. Pokok mati dan batang yang membusuk menjadi tempat kumbang tanduk berkembang biak. Pokok yang terserang Ganoderma berat perlu dibongkar dan sisa batangnya ditangani supaya tidak menulari pokok di sekitarnya.
Tahap 5: pemupukan bertahap
Ambil contoh daun dan tanah untuk dianalisis. Kebun terbengkalai biasanya kekurangan banyak hara sekaligus, terutama kalium dan magnesium. Program pemupukan dimulai setelah akses dan piringan siap, supaya pupuk sampai ke akar dan tidak habis diserap gulma. Pupuk biasanya pos biaya terbesar, jadi gunakan hasil analisis untuk menentukan prioritas.
Urutan biaya
Tanpa menyebut angka yang bergantung pada daerah dan harga saat ini, urutan pengeluaran umumnya seperti ini:
- Penilaian awal: sensus, analisis daun dan tanah, cek legalitas. Biayanya kecil dibanding keseluruhan.
- Pembukaan akses dan piringan: padat tenaga kerja, besar di tahun pertama, lalu turun menjadi perawatan rutin.
- Pemangkasan sanitasi: sekali besar di awal.
- Pengendalian hama dan penyakit: bergantung kondisi kebun.
- Pupuk: pos terbesar dan berulang setiap tahun.
- Sisipan untuk pokok mati: hanya masuk akal di kebun yang masih muda.
Minta penawaran dari kontraktor atau mandor setempat untuk pekerjaan nomor 2 dan 3. Untuk pupuk, hitung dari dosis rekomendasi analisis dikali harga di toko pertanian terdekat.
Contoh urutan kerja tahun pertama
Urutan berikut adalah gambaran umum untuk kebun yang ditinggal beberapa tahun. Jadwal sebenarnya bergantung pada luas kebun, tenaga yang tersedia dan musim.
- Bulan pertama: sensus pokok, cek batas dan surat, ambil contoh daun dan tanah, lalu buka jalan utama supaya kendaraan bisa masuk.
- Bulan kedua sampai keempat: buka jalan pikul dan piringan blok demi blok, bersihkan parit, dan mulai pemangkasan sanitasi. Panen dimulai di blok yang sudah terbuka.
- Bulan keempat sampai keenam: tangani pokok yang terserang penyakit berat, mulai pengendalian tikus, dan lakukan pemupukan pertama sesuai hasil analisis, sebaiknya saat tanah lembap.
- Semester kedua: rotasi panen dan perawatan piringan berjalan teratur, pemupukan kedua, dan evaluasi blok yang responsnya lambat.
Dengan urutan ini, uang yang keluar di awal sebagian besar untuk tenaga kerja, sementara pupuk masuk setelah kebun siap menerimanya. Pemilik yang langsung membeli pupuk dalam jumlah besar sebelum piringan terbuka sering melihat pupuknya habis diserap gulma.
Perkiraan waktu pemulihan
Panen dari tandan yang sudah ada bisa langsung dilakukan setelah akses terbuka, tetapi kenaikan produksi yang sebenarnya bertahap. Respons terhadap pupuk dan perbaikan perawatan umumnya mulai terlihat setelah beberapa bulan sampai satu tahun, dan kebun bisa memerlukan dua tahun atau lebih untuk mendekati kemampuan produksinya. Kerusakan yang permanen, seperti pokok mati atau bibit yang buruk, tidak akan pulih dengan perawatan.
Pertimbangan bagi pembeli
Kebun terbengkalai sering ditawarkan lebih murah. Selisih harga itu baru menguntungkan jika Anda sudah menghitung biaya pemulihan dan waktu sampai produksi kembali normal. Lakukan sensus dan periksa umur pokok sebelum menawar. Kebun dengan kondisi beragam, dari yang terawat sampai yang perlu dipulihkan, bisa Anda bandingkan di katalog kebun sawit yang dijual.