Selain Ganoderma, sawit bisa terserang beberapa penyakit lain yang muncul pada tahap pertumbuhan berbeda. Di pembibitan, yang paling umum adalah penyakit bercak daun dan antraknosa. Pada tanaman muda di lapangan ada penyakit tajuk dan busuk pucuk. Pada tanaman menghasilkan ada busuk tandan akibat jamur Marasmius dan busuk batang atas. Sebagian besar penyakit ini bisa ditekan dengan kebersihan kebun, drainase yang baik dan bibit yang sehat, tanpa perlu banyak bahan kimia.
Mengenali penyakit-penyakit ini penting agar tidak salah langkah. Banyak gejala tampak mirip dengan kekurangan hara atau serangan hama, padahal penanganannya berbeda.
Penyakit di pembibitan
Pembibitan adalah tempat bibit yang rapat, lembap dan sering disiram, sehingga jamur daun mudah berkembang. Kerugiannya bukan hanya bibit mati, tetapi juga bibit yang tumbuh lambat dan harus diafkir sebelum ditanam.
Antraknosa
Antraknosa menyerang bibit muda, biasanya di pre nursery. Gejalanya bercak coklat kehitaman pada daun, dikelilingi warna kuning, yang lama-lama melebar dan membuat daun mengering. Beberapa jenis jamur bisa terlibat. Serangan didorong oleh kelembapan tinggi, penyiraman berlebihan dan bibit yang terlalu rapat.
Bercak daun Curvularia
Bercak daun Curvularia adalah salah satu penyakit pembibitan yang paling sering ditemui. Gejalanya bercak kecil bulat berwarna kuning tembus cahaya, lalu membesar menjadi coklat dengan tepi kuning. Bibit yang terserang berat tumbuh kerdil.
Penanganan di pembibitan
- Atur jarak polibag supaya udara mengalir dan daun cepat kering.
- Siram pagi hari dan sesuai kebutuhan, bukan berlebihan.
- Buang dan musnahkan daun atau bibit yang sakit berat.
- Gunakan fungisida terdaftar bila serangan meluas, sesuai label.
- Afkir bibit yang kerdil dan abnormal. Bibit yang lemah di pembibitan jarang menjadi pohon produktif.
Tahapan pembibitan dibahas di artikel pembibitan sawit pre nursery dan main nursery.
Penyakit tajuk pada tanaman muda
Penyakit tajuk (crown disease) muncul pada tanaman muda di lapangan, umumnya pada tahun-tahun awal setelah tanam. Pelepah muda tampak bengkok atau terkulai di bagian tengah, dan anak daun di bagian yang bengkok rusak atau tidak berkembang. Dari jauh tajuk tampak kusut.
Penyakit ini dikaitkan dengan faktor keturunan, sehingga muncul lebih sering pada bahan tanam tertentu. Banyak tanaman pulih sendiri seiring bertambah umur, dan pelepah baru tumbuh normal. Penanganannya terutama dengan memelihara tanaman dengan baik dan memotong pelepah yang rusak berat. Pilihan bahan tanam dari produsen benih resmi mengurangi risiko, seperti dijelaskan di memilih bibit sawit unggul bersertifikat.
Busuk pucuk
Busuk pucuk (spear rot) menyerang daun tombak di pucuk. Daun tombak membusuk, berbau, dan mudah dicabut. Jika pembusukan menjalar ke titik tumbuh, tanaman bisa mati. Busuk pucuk sering dikaitkan dengan bakteri dan jamur yang masuk melalui luka, termasuk luka gerekan kumbang tanduk, dan berkembang di kondisi basah.
Penanganan:
- Potong dan buang bagian pucuk yang busuk sampai jaringan sehat, lalu lindungi luka.
- Kendalikan kumbang tanduk yang membuka jalan masuk penyakit (lihat kumbang tanduk pada sawit).
- Perbaiki drainase di blok yang sering tergenang.
Pada tanaman yang pulih, daun baru akan tumbuh, kadang dengan bentuk yang belum normal untuk beberapa pelepah.
Busuk tandan Marasmius
Busuk tandan disebabkan jamur Marasmius palmivorus. Gejalanya berupa benang jamur putih yang menyebar di permukaan tandan, lalu buah membusuk dan berwarna coklat. Jamur ini berkembang di kondisi lembap, terutama ketika tandan dan brondolan tertinggal di pohon atau ketika tajuk terlalu rapat dengan banyak pelepah tua yang tidak dipruning.
Kerugiannya langsung: buah busuk mengurangi berat tandan dan menurunkan mutu minyak, sehingga pabrik bisa menolak atau memotong harga tandan tersebut.
Pencegahannya hampir seluruhnya soal manajemen panen:
- Panen sesuai rotasi supaya tandan tidak lewat matang di pohon.
- Lakukan pruning yang benar agar tajuk tidak terlalu rapat dan lembap. Lihat pruning pelepah sawit.
- Buang tandan busuk dan bunga jantan kering yang menjadi tempat jamur berkembang.
- Pada serangan berat, tanyakan ke petugas dinas tentang fungisida yang terdaftar.
Busuk batang atas
Busuk batang atas menyerang batang bagian tengah sampai atas, biasanya pada tanaman tua. Jaringan batang membusuk dari dalam, kadang dengan tubuh buah jamur di bagian batang yang tinggi, dan akhirnya batang patah. Beberapa jamur bisa menjadi penyebab, termasuk Ganoderma dan Phellinus. Pohon yang patah perlu dibongkar dan dicacah agar tidak menjadi sumber infeksi.
Penyakit yang perlu diwaspadai dari luar negeri
Layu vaskular yang disebabkan Fusarium oxysporum merupakan penyakit sawit yang serius di Afrika. Penyakit ini termasuk organisme pengganggu yang dicegah masuk ke Indonesia melalui karantina. Karena itu, jangan membawa bahan tanam sawit dari luar negeri tanpa prosedur resmi.
Ringkasan per tahap
| Tahap | Penyakit utama | Kunci pencegahan |
|---|---|---|
| Pembibitan | Antraknosa, bercak daun Curvularia | Jarak polibag, penyiraman, afkir bibit lemah |
| Tanaman muda | Penyakit tajuk, busuk pucuk | Bahan tanam resmi, kendali kumbang tanduk, drainase |
| Tanaman menghasilkan | Busuk tandan, busuk batang atas | Rotasi panen, pruning, sanitasi pohon patah |
Membedakan penyakit dari masalah lain
Banyak keluhan yang disangka penyakit ternyata berasal dari hal lain. Daun kuning merata lebih sering karena kekurangan hara atau genangan. Daun berlubang dan kering dari jauh lebih sering karena ulat. Pucuk yang patah pada tanaman muda bisa karena kumbang tanduk atau tikus, bukan busuk pucuk.
Cara paling sederhana untuk memilah adalah melihat langsung dari dekat. Periksa permukaan bawah daun untuk ulat, periksa pucuk untuk lubang gerekan, cium bau busuk di pucuk, dan periksa pangkal batang untuk tubuh buah jamur. Perhatikan pula pola sebarannya. Penyakit menular cenderung muncul berkelompok, sedangkan masalah hara biasanya menyebar merata di satu blok. Jika masih ragu, ambil foto dan bawa contoh ke petugas perlindungan tanaman di dinas perkebunan kabupaten. Panduan gejala hara ada di gejala kekurangan unsur hara pada daun sawit.
Langkah berikutnya
Masukkan pemeriksaan penyakit ke dalam jadwal sensus rutin Anda, bersama hama dan Ganoderma. Catat blok dan pohon yang terserang, lalu cari penyebab dasarnya, seperti drainase, rotasi panen atau bibit. Untuk penyakit yang paling merugikan, baca penyakit busuk pangkal batang (Ganoderma).