Kastrasi adalah membuang semua bunga, baik jantan maupun betina, pada sawit muda yang baru mulai berbunga. Tujuannya mengarahkan hasil fotosintesis ke pertumbuhan batang, akar dan pelepah, bukan ke tandan kecil yang nilainya rendah. Tandan kecil dari tanaman yang terlalu muda itulah yang di lapangan disebut buah pasir.
Kastrasi biasanya dilakukan sejak bunga pertama muncul dan dihentikan sekitar enam bulan sebelum rencana panen perdana, supaya bunga yang dibiarkan tumbuh sempat menjadi tandan yang layak jual. Praktik ini lazim di perkebunan, meskipun ada kebun yang memilih tidak melakukannya. Keputusan itu sebaiknya diambil dengan sadar, bukan karena lupa.
Apa itu buah pasir
Sawit dari bibit unggul bisa mulai berbunga sebelum dua tahun di lapangan. Tandan dari bunga-bunga awal ini kecil, sering hanya beberapa kilogram, buahnya tidak terisi penuh, dan banyak yang tidak terserbuki. Itulah buah pasir.
Masalahnya bagi pemilik kebun:
- Kandungan minyaknya rendah, sehingga banyak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan pengepul menolak atau memotong harganya.
- Biaya panen dan angkut per kilogram tinggi karena tandannya ringan.
- Buah yang tidak dipanen membusuk di pokok dan bisa mengundang hama.
- Tanaman muda yang dibiarkan berbuah terlalu dini bisa tumbuh lebih lambat.
Cara melakukan kastrasi
Kastrasi dikerjakan dengan dodos kecil atau pisau, dengan memotong atau mencungkil bunga sampai ke pangkal tangkainya tanpa melukai pelepah. Satu rotasi biasanya sebulan sekali, karena bunga baru terus muncul.
Beberapa hal yang perlu dijaga:
- Mulai ketika sebagian besar pokok di blok sudah mengeluarkan bunga, bukan menunggu semuanya.
- Buang semua bunga, jantan maupun betina. Pada umur ini, aturan yang paling mudah diawasi adalah membuang semuanya tanpa pilih-pilih.
- Jangan memotong pelepah untuk memudahkan pekerjaan. Tanaman muda butuh semua daunnya.
- Letakkan bunga yang dibuang di gawangan, jangan di piringan, dan jangan ditumpuk di dekat pangkal batang.
- Catat tanggal setiap rotasi per blok. Catatan ini dipakai untuk menentukan kapan kastrasi dihentikan.
Kapan kastrasi dihentikan
Bunga betina sawit butuh sekitar lima sampai enam bulan sejak mekar sampai tandannya matang. Karena itu, kastrasi dihentikan kira-kira enam bulan sebelum tanggal panen perdana yang Anda inginkan. Kalau dihentikan terlalu awal, kebun kembali menghasilkan buah pasir. Kalau terlambat, panen perdana mundur dan kebun kehilangan beberapa bulan pendapatan.
Patokan umumnya, kebun mulai dipanen sekitar 24 sampai 36 bulan setelah tanam di lapangan. Di lahan subur dengan bibit dan perawatan yang baik, panen perdana bisa di awal rentang itu. Di lahan miskin hara atau dengan perawatan seadanya, lebih lambat.
Tanda kebun siap panen perdana
Panen perdana sebaiknya tidak ditentukan hanya dari umur tanaman. Beberapa tanda yang biasa dipakai:
- Sebagian besar pokok di blok sudah punya tandan yang matang atau hampir matang.
- Berat tandan rata-rata sudah cukup untuk diterima pabrik. Banyak kebun memakai patokan sekitar 3 kilogram per tandan atau lebih, tetapi syarat ini berbeda antarpabrik.
- Jalan pikul dan tempat pengumpulan hasil sudah siap, sehingga buah bisa keluar dari blok pada hari yang sama.
- Pembelinya jelas. Tanyakan lebih dulu ke PKS atau pengepul terdekat apakah mereka menerima tandan dari tanaman muda dan berapa berat minimumnya.
Kriteria kematangan dan cara menilai brondolan dijelaskan di kriteria matang panen tandan buah segar. Untuk pokok yang masih rendah, dodos kecil sudah cukup. Perbandingan alat ada di alat panen sawit dodos dan egrek.
Perdebatan soal kastrasi
Tidak semua agronom sepakat bahwa kastrasi selalu perlu. Sebagian berpendapat bibit modern dengan perawatan baik bisa langsung dipanen tanpa kastrasi, dan pendapatan dari tandan awal menutup sebagian biaya pemeliharaan. Sebagian lain melihat kastrasi membuat tanaman lebih kuat dan produksi tahun-tahun awal lebih stabil.
Pilihan yang masuk akal bergantung pada kondisi kebun:
- Jika pertumbuhan tanaman kurang baik, misalnya pelepah pendek dan batang kecil, kastrasi membantu tanaman mengejar pertumbuhan.
- Jika pembeli di sekitar kebun menolak buah kecil, kastrasi menghemat biaya panen yang tidak menghasilkan uang.
- Jika tanaman tumbuh sangat baik dan pabrik menerima tandan kecil dengan harga wajar, panen lebih awal bisa dipertimbangkan.
Yang jelas merugikan adalah membiarkan buah pasir tumbuh lalu tidak dipanen. Tandan itu matang, membusuk di pokok, dan menjadi sarang hama.
Kesalahan yang sering terjadi
Beberapa kesalahan muncul berulang di kebun rakyat maupun kebun yang dikelola kontraktor:
- Kastrasi tidak tuntas. Pekerja hanya membuang bunga yang mudah dijangkau, sehingga sebagian tandan lolos dan menjadi buah pasir.
- Pelepah ikut terpotong. Demi mencapai bunga di ketiak pelepah, pekerja memotong pelepah sehat. Tanaman muda kehilangan daun pada saat paling membutuhkannya.
- Rotasi bolong. Rotasi yang terlewat satu atau dua bulan membuat bunga sempat berkembang menjadi tandan kecil yang keras dan sulit dibuang.
- Tidak ada keputusan kapan berhenti. Kastrasi berjalan terus karena tidak ada yang menetapkan target panen perdana, sehingga kebun kehilangan berbulan-bulan produksi.
- Bunga yang dibuang ditumpuk di piringan. Tumpukan itu membusuk, menghalangi pemupukan, dan bisa menjadi tempat hama.
Pengawasan yang sederhana sudah cukup untuk mencegah sebagian besar kesalahan ini. Mandor memeriksa beberapa pokok contoh di setiap blok setelah rotasi selesai, lalu mencatat berapa pokok yang masih menyimpan bunga.
Hubungan dengan perawatan lain
Kastrasi tidak menggantikan perawatan dasar Tanaman Belum Menghasilkan (TBM): piringan yang bersih, pemupukan sesuai umur, pengendalian kumbang tanduk dan tikus, serta sensus pokok untuk sisipan. Panduannya ada di merawat tanaman sawit belum menghasilkan dan pemupukan sawit belum menghasilkan.
Menjelang panen perdana, serangga penyerbuk mulai berperan. Kumbang penyerbuk berkembang biak di bunga jantan, sehingga setelah kastrasi dihentikan, perlu waktu sampai populasinya cukup untuk menyerbuki bunga betina dengan baik. Ini salah satu alasan tandan-tandan pertama sering kurang terisi. Penjelasannya ada di serangga penyerbuk sawit.
Catatan untuk pemilik kebun muda
Tentukan dulu target bulan panen perdana, hitung mundur enam bulan untuk menghentikan kastrasi, dan pastikan pembeli sudah ada sebelum tandan pertama matang. Catat setiap rotasi kastrasi per blok. Kalau Anda membeli kebun muda, tanyakan kepada penjual apakah kastrasi dilakukan dan kapan dihentikan, karena jawabannya memengaruhi kapan kebun itu mulai menghasilkan uang.