Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) adalah sawit sejak ditanam di lapangan sampai mulai dipanen secara rutin, biasanya sekitar 24 sampai 36 bulan. Perawatannya berpusat pada lima pekerjaan: menjaga piringan bersih, mengendalikan gulma di gawangan, memupuk teratur dengan dosis yang naik setiap tahun, mengganti bibit yang mati, dan mengendalikan hama. Pada sebagian kebun, bunga awal juga dibuang (kastrasi) supaya tenaga tanaman terpusat pada pertumbuhan.

Masa TBM tidak menghasilkan uang, sehingga sering dihemat. Padahal pokok yang kurang terawat di masa ini akan terlambat berbuah dan menghasilkan lebih sedikit tandan selama bertahun-tahun.

Pembagian TBM 1, TBM 2, dan TBM 3

Kebun dan dinas biasanya membagi masa belum menghasilkan menurut tahun setelah tanam. TBM 1 adalah tahun pertama, TBM 2 tahun kedua, dan TBM 3 tahun ketiga sampai kebun dinyatakan masuk Tanaman Menghasilkan (TM). Pembagian ini dipakai untuk menyusun dosis pupuk, lebar piringan, dan anggaran.

PekerjaanTBM 1TBM 2TBM 3
PiringanSempit, mengikuti lebar tajukDiperlebarLebih lebar, disiapkan untuk panen
PupukDosis kecil, lebih seringDosis naikDosis naik, mendekati program TM
Sensus dan penyisipanUtamaSesekaliJarang
KastrasiPada sebagian kebunBerlanjut jika dipakaiDihentikan menjelang panen
Jalan dan pasar pikulBelumMulai dirintisDisiapkan untuk panen

Piringan dan gawangan

Piringan adalah lingkaran bersih di sekeliling pokok, tempat pupuk ditabur dan nanti tempat brondolan dikumpulkan. Pada TBM, piringan dijaga bebas gulma karena akar sawit muda masih dangkal dan kalah bersaing. Jari-jari piringan dimulai kecil dan diperlebar mengikuti lebar tajuk.

Piringan bisa dibersihkan dengan tangan atau dengan herbisida. Jika memakai herbisida, semprot dengan nosel bertudung dan hindari mengenai daun dan batang sawit muda. Penyemprotan yang terbawa angin bisa merusak bibit.

Gawangan, yaitu area di antara barisan, tidak perlu bersih total. Pada kebun yang ditanami kacangan penutup tanah, tugasnya adalah menjaga kacangan tetap sehat, menahannya agar tidak membelit sawit, dan mencabut gulma berkayu, anak kayu, serta alang-alang. Penjelasan lengkapnya di pengendalian gulma di kebun sawit.

Pemupukan

Sawit muda membutuhkan pupuk dalam dosis kecil tetapi lebih sering daripada sawit menghasilkan. Pupuk ditabur merata di piringan, tidak menumpuk dan tidak menyentuh batang. Jadwal dan jenis pupuk untuk setiap tahun TBM dibahas di pemupukan sawit belum menghasilkan.

Satu hal yang sering terlewat adalah boron. Kekurangan boron pada sawit muda menyebabkan daun muda berkerut dan bengkok, dan pertumbuhannya terhambat. Program pupuk TBM yang baik biasanya sudah memasukkan boron.

Sensus dan penyisipan

Lakukan sensus pokok di tahun pertama, beberapa kali jika perlu. Catat pokok yang mati, patah, terserang hama berat, atau tumbuh abnormal, lalu ganti dengan bibit cadangan dari kelompok umur yang sama. Penyisipan yang dilakukan di TBM 2 atau TBM 3 menghasilkan pokok yang tertinggal jauh dan sering ternaungi, sehingga hasilnya tidak pernah setara dengan pokok di sekitarnya.

Sensus juga berguna untuk mencatat pokok yang tumbuh abnormal tetapi tidak mati, misalnya pokok yang kerdil atau daunnya tetap sempit dan tegak. Pokok seperti ini sebaiknya diganti di tahun pertama juga, karena hampir pasti tidak akan menjadi pokok produktif. Simpan hasil sensus per blok, karena angka pokok hidup inilah yang nanti dipakai untuk menghitung kebutuhan pupuk dan menilai kebun.

Kastrasi

Kastrasi adalah membuang bunga jantan dan betina yang muncul pada sawit muda, supaya hasil fotosintesis dipakai untuk membesarkan batang dan tajuk. Praktiknya beragam. Sebagian kebun melakukannya mulai sekitar tahun pertama sampai beberapa bulan sebelum panen pertama, sebagian lagi tidak melakukannya sama sekali. Kaitannya dengan buah pasir dan kapan panen dimulai dibahas di kastrasi dan buah pasir pada sawit muda.

Hama dan penyakit di masa TBM

  • Kumbang tanduk menggerek pucuk dan menyebabkan daun tumbuh berpotongan berbentuk kipas. Serangan berat bisa mematikan titik tumbuh. Risikonya tinggi di lahan bekas peremajaan. Lihat kumbang tanduk pada sawit.
  • Tikus menggerogoti pangkal batang dan pucuk muda. Pelindung batang dan pengendalian terpadu membantu.
  • Babi hutan dan landak bisa merusak atau mencabut sawit muda. Pagar sering diperlukan di kebun yang berbatasan dengan hutan atau semak.
  • Ulat pemakan daun, seperti ulat api, bisa menggunduli pelepah. Periksa daun secara rutin agar serangan terlihat sebelum meluas.
  • Di gambut, rayap bisa menyerang batang dan akar sawit muda.

Pemeriksaan rutin oleh mandor atau pekerja yang terlatih jauh lebih murah daripada mengganti pokok yang mati.

Pelepah

Pada masa TBM, pelepah hijau tidak dipangkas. Yang dibuang hanya pelepah kering, patah, atau yang menghalangi pekerjaan. Sawit muda membutuhkan seluruh daunnya untuk tumbuh. Pemangkasan pelepah dimulai menjelang dan selama masa panen.

Menjelang panen pertama

Beberapa bulan sebelum kebun masuk TM, siapkan sarana panen:

  • Pasar pikul, yaitu jalur jalan kaki di dalam blok untuk mengangkut tandan ke jalan.
  • Piringan yang cukup lebar dan bersih supaya brondolan mudah dipungut.
  • Tempat pengumpulan hasil di tepi jalan.
  • Alat panen dan pekerja panen.

Kaitan piringan dan pasar pikul dengan kehilangan hasil dijelaskan di piringan dan pasar pikul.

Catatan untuk pemilik yang tidak tinggal di dekat kebun

Masa TBM adalah masa ketika kelalaian paling sulit dilihat dari jauh, karena belum ada hasil panen yang bisa dibandingkan. Minta laporan berkala yang berisi tanggal dan jumlah pupuk yang ditabur, hasil sensus pokok, foto beberapa titik tetap di kebun, dan catatan hama. Foto dari titik yang sama setiap bulan memperlihatkan perkembangan kebun dengan jelas.

Anggaran masa TBM

Masa TBM adalah masa keluar uang tanpa pemasukan dari kebun itu sendiri. Komponen terbesarnya biasanya pupuk, upah perawatan piringan dan gawangan, pengendalian hama, dan penyisipan. Susun anggaran per tahun TBM, lalu sisihkan cadangan untuk kejadian yang tidak terduga, seperti serangan babi hutan atau kemarau panjang yang memaksa penyisipan ulang. Pemilik yang kehabisan dana di tahun kedua sering memotong pupuk lebih dulu, dan itulah keputusan yang paling mahal akibatnya.

Ringkasnya

Masa TBM menentukan seberapa cepat kebun mulai menghasilkan dan seberapa tinggi hasilnya kelak. Utamakan piringan bersih, pupuk teratur sesuai umur, penyisipan yang tuntas di tahun pertama, dan pengendalian hama sejak dini. Prinsip pupuk untuk semua umur tanaman dirangkum di dasar pemupukan sawit.